Kab. Bogor

Jumat, 4 September 2020 - 08:58 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Ilustrasi Ambulance.

Ilustrasi Ambulance.

Nekat Tak Pakai Masker di Jalan Raya Parung Bogor? Bakal Kena Sanksi Masuk Ambulance Berisi Keranda Mayat!

HALOBOGOR.idBeberapa warga di Bogor diberi hukuman masuk ke ambulans yang didalamnya berisi keranda mayat karena tidak memakai masker di jalan raya Kawasan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/9). Hukuman tersebut diberikan agar para pelanggar jera. “Ini untuk memberi efek jera kepada pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor,” kata Camat Parung, Yudi Santosa di Bogor.

Ia mengatakan bahwa, ada sekitar delapan orang yang diberikan hukuman berupa duduk beberapa menit berdampingan dengan keranda mayat di dalam ambulans. Yudi menyebutkan, sanksi tersebut bertujuan untuk mengingatkan para pelanggar, bahwa dengan tidak mengenakan masker akan mendekatkan mereka pada risiko kematian di tengah pandemi virus corona, Covid-19.

“Bisa menyebabkan kematian dia sendiri, karena terpapar Covid-19, kemudian menularkan ke keluarga dan orang lain. Biar mereka merenung di sebelah keranda jenazah itu,” terangnya.

Ia menuturkan, dalam operasi gabungan yang melibatkan Satpol PP dan TNI-Polri itu, ada beberapa pelanggar yang diberikan sanksi dalam bentuk lain, yakni push up. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Jawa Barat juga telah menaikkan nominal denda aturan bermasker pada pembatasan sosial berskala besar (PSBB) praadaptasi kebiasaan baru (AKB), dari semula Rp50 ribu menjadi Rp100 ribu.

Denda sebesar Rp100 ribu bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker di tempat umum itu tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) No 52 tahun 2020, sebagai perubahan atas Perbup No 42 tahun 2020. Pada pasal 11 dijelaskan, selain berupa sanksi denda, ada dua sanksi lainnya untuk pelanggaran serupa, yakni teguran lisan serta kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum. Seperti diketahui, Pemkab Bogor Jawa Barat kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) praadaptasi kebiasaan baru (AKB) hingga 10 September 2020.(KR-MFS).

(hal/halobogor)

Artikel ini telah dibaca 681 kali

Baca Lainnya