HALOBOGOR.id — Wali Kota Bogor Bima Arya melihat bahwa menaiknya pasien Covid-19 sampai hari ini tidak akan terjadi jika orang nomor satu di Indonesia Presiden Joko Widodo sejak pertama pandemi mengambil kebijakan lockdown. Bima menjelaskan, kebijakan lockdown di tengah angka kasus yang kian hari semakin naik hanya bisa membuat kehidupan masyarakat semakin sulit,

“Kalau saja 6 bulan lalu, 5 bulan lalu, atau 3 bulan pertama serempak presiden sampaikan nomor 1 kesehatan, kita lockdown semua, luar biasa itu,” beber Bima dalam diskusi bertajuk PSBB Lagi?, Sabtu (12/9).

Bima menilai, saat sekarang dilakukan lockdown, maka harus ada perhitungan matang untuk membantu ekonomi rakyat. “Data ekonomi di bawah sangat mengerikan,” terangnya.

Oleh sebab itu, Bima menilai pemerintah pusat telah melewatkan momen emas untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Apalagi pemutusan dilakukan ketika wabah baru masuk, maka prosesnya tidak serumit ketika sudah semasif sekarang.

“Menurut saya begitu, tapi better late than never, artinya sekarang yang diperlukan adalah kewenangan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Menurut Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menuturkan, sejak awal Covid-19 terdeteksi masuk ke Indonesia, dia menyebut telah meminta Kementerian Perhubungan untuk menutup bandara dari penerbangan internasional khususnya Tiongkok.

Tetapi, usulan tersebut ditolak, dengan alasan 40 persen turis yang datang berasal dari Tiongkok. “Betul kata Pak Wali Kota (Bima Arya) tadi. Dulu itu saya setengah mati lockdown, sampai hari inipun mazhab saya masih lockdown,” imbuhnya.

Agus menjelaskan, sulit kedepannya melakukan tracing dan pengujian apabila tida dilakukan lockdown. Sebab, pergerakan orang akan terus terjadi.

“Lalu bagaimana, biaya sudah dikeluarkan sangat besar dan hampir tidak bisa membereskan ini, kemudian tenaga juga sudah habis-habisan, akhirnya orang berargumentasi,” bebernya.

(hal/halobogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Ini Lokasi Pusat Pemerintahan Kota Bogor yang Baru

HALOBOGOR.id — Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mewujudkan wilayah Bogor Raya,…

Ditinggal Jokowi, Bima Arya Datangi Pendemo Mahasiswa Depan Istana Bogor

HALOBOGOR.id — Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mendatangi para demonstran mahasiswa di…

THM di Kota Bogor Ditutup Selama Bulan Ramadan

HALOBOGOR.id — Pelaku usaha tempat hiburan malam (THM), seperti rumah bernyanyi, karaoke dan…

Pedangdut Ayu Ting Ting Terjaring Razia Ganjil-Genap di Baranangsiang Bogor

HALOBOGOR.id — Penyanyi Dangdut Ayu Ting Ting menjadi korban ganjil genap di Kota…