Kota Bogor

Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:25 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Sejumlah massa memadati Tugu Kujang Kota Bogor menggelar demonstrasi menolak Omnibus Law, Rabu (14/10). SOFYANSYAH

Sejumlah massa memadati Tugu Kujang Kota Bogor menggelar demonstrasi menolak Omnibus Law, Rabu (14/10). SOFYANSYAH

Mahasiswa Unjuk Rasa dan Doa Bersama Tolak UU Cipta Kerja Depan Tugu Kujang Bogor

HALOBOGOR.id — Unjuk Rasa mahasiswa di Tugu Kujang Bogor kembali berjalan normal, Rabu (14/10). Sejumlah massa yang berada di sebelah tugu itu tak menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Massa dari kalangan mahasiswa itu semakin berkurang. Lantaran sebagian massa Universitas Pakuan Bogor (Unpak) telah kembali setelah berorasi dan menyuarakan aspirasinya. Meaki begitu, petugas keamanan terlihat berjaga ketat di sekeliling lokasi itu.

Massa yang datang tersisa tak sampai angka 100 orang. Mereka tetap tinggal sembari menyuarakan yel-yel dan berorasi.

Beberapa tuntutan pun menjadi landasan yang ingin disuarakan dalam demonstrasi tersebut. Agendanya, mereka berdoa jelang magrib dengan tema rekonstruksi hati nurani, merdeka dari pikiran yang ditirani.

Demo menolak pengesahaan UU Cipta Kerja kembali berlangsung di Tugu Kujang, Kota Bogor, Rabu (14/10/2020).

Massa yang merupakan Keluarga Mahasiswa Universitas Pakuan itu menuntut dibatalkannya pengesahan Omnibus Law. Selain itu, beberapa tuntutan lain juga diutarakan menyikapi permasalahan bangsa.

Pada tuntutan lain, yakni meminta agar mengeuarkan para demonstran yang ditahan karena menyampaikan aspirasi. Selesaikan permasalahan HAM di Indonesia.

Pemerintah harus menghentikan perusakan lingkungan untuk kepentingan oligarki. Menolak Pilkada Serentak, hingga mendesak Presiden dan anggota DPR mundur dari jabatannya.

(hal/halobogor)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya