Kab. Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 01:51 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Bupati Bogor, Ade Yasin menemui ratusan buruh di depan gerbang Tegar Beriman, Jumat (16/10/2020). Foto : Hendi / Radar Bogor

Bupati Bogor, Ade Yasin menemui ratusan buruh di depan gerbang Tegar Beriman, Jumat (16/10/2020). Foto : Hendi / Radar Bogor

Didemo Ratusan Buruh, Bupati Bogor Ade Yasin Surati Jokowi

HALOBOGOR.id — Ada ratusan buruh yang tergabung dalam 21 serikat pekerja Kabupaten Bogor kembali melakukan aksi demonstrasi menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), di depan Komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor, Jumat (16/10/2020).

Jubir Aliansi Buruh Kabupaten Bogor, Sukmana menuturkan, aksi unjuk rasa yang dilakukan saat ini merupakan perjuangan serikat pekerja untuk menyuarakan sikap buruh terkait disahkanya UU Omnibu law yang baru disahkan DPR RI.

Sukmana mengungkapkan, ada ratusan buruh hari ini yang turun ke jalan di depan Komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor. Ia juga mengapresiasi sikap yang mendukung perjuangan buruh untuk menolak Omnibus law.

“Target sudah sesuai tuntutan sikap bupati Bogor menolak Omnibus Law UU cipta kerja,” jelasnya.

Kini Bupati Bogor, Ade Yasin sendiri tekah bersurat ke Presiden Joko Widodo menyampaikan tuntutan para buruh di Kabupaten Bogor.

“Kami sadar kewenangan UU cipta kerja adalah DPR RI dan draf sudah di serahkan ke presiden,” bebernya.

Selanjutnya, unjuk rasa bakal dilangsungjan ke Istana Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya kembali. Saat ini, semua pimpinan serikat perja pusat sudah mengintruksikan aksi nasional tanggal 20-21 Oktober 2020.

“Pernyataan penolakan dari daerah baik bupati, walikota, dan gubenur menjadi tolak ukur presiden untuk terbitkan Perpu, dan menunda pelaksanaannya karena jelas merugikan kaum buruh di klaster ketenagakerjaan,” bebernya.

(hal/halobogor)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya