Kota Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 02:04 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Demo mahasiswa berlanjut ke depan gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (15/10) malam.

Demo mahasiswa berlanjut ke depan gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (15/10) malam.

Mahasiswa Demo Depan Gedung DPRD Kota Bogor, Wakil Rakyat Hanya Nonton

HALOBOGOR.id — Aksi ujuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di Gedung DPRD Kota Bogor yang tergabung dalam HMI Kota Bogor, Kamis (16/10/2020) kemarin malam, hanya jadi tontonan Anggota DPRD Kota Bogor.

Para wakil rakyat DPRD Kota Bogor berkilah itu dilakukan untuk mengikuti irama para pendemo. Juga mendengarkan orasi para pendemo.

“Kami mengikuti irama-irama adik-adik mahasiswa. Kami hanya mendengar orasi demi orasi karena gak mungkin kami serobot supaya menyampaikan sikap. Dan smalam saya sama Ketua DPRD,” jelas Anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima kepada radarbogor.id, Jumat (16/10/2020).

Politisi PAN itu mengaku, dirinya bersama dengan beberapa anggota DPRD yang lain, termasuk Ketua DPRD Kota Bogor hadir menemui mahasiswa yang berunjuk rasa.

“Saya sama Ketua DPRD hadir menemui adik-adik mahasiswa yang berunjukrasa tadi malam. Sama beberapa dewan yang lain,” jelasnya.

Diketahui, para mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Bogor Kamis Petang (15/10/2020) dicueki anggota DPRD. Padahal, seharusnya wakil rakyat itu bisa mendengar dan menyampaikan aspirasi rakyat.

“DPRD hadir tapi kita gak mau diterima sama mereka,” jelas ketua umum HMI Cabang Kota Bogor Herdiansyah Iskandar Kamis (15/10/2020).

Ketua umum HMI Cabang Kota Bogor, Herdiansyah Iskandar
Para anggota DPRD Kota Bogor hanya menonton aksi mahasiswa yang berdemo tanpa ada dialog apapun atau membawa aspirasi mereka.

“Gak ada, cuman hadir aja nonton kita aksi,” imbuhnya.

Ia menjelaskan jika benar DPRD Kota Bogor ingin menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penolakan UU Omnibus Law, bisa berlaku selayaknya wakil rakyat.

“silahkan bersikap selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Jangan cuma nonton kita aksi, mereka (DPRD Kota Bogor) punya kekuasaan maka gunakan kekuasaan itu untuk keselamatan rakyat,” pungkasnya.

(hal/halobogor)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya