Penyebab longsor ini, kata Priyatna, akibat hujan dengan intensitas deras dan disertai tergerusnya pondasi oleh aliran kali Cigede Kulon di wilayah tersebut.

Tanah longsor susulan dengan panjang 4 meter dan lebar 2 meter ini mengancam rumah milik Enjang dengan 2 KK/7 jiwa.

Kemudian, rumah milik Dedi Hidayat dengan 3 KK/9 jiwa, rumah milik Dewi dengan 1 KK/2 jiwa dan rumah milik Aming dengan 2 KK/5 jiwa.

“Kejadian ini juga menyebabkan Jalan Kampung Setu Asem ikut amblas. Sehingga saat ini hanya bisa dilintasi oleh kendaraan secara bergantian,” sambungnya. “Tidak ada korban jiwa atau luka saat kejadian,” pungkasnya.

(Trn/RB/halobogor)