HALOBOGOR.id — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan lonjakan kasus meningkat tajam secara global untuk pertama kalinya dalam 7 minggu terakhir.

Analisis terakhir yang diterbitkan WHO menyebutkan adanya kenaikan kasus di 4 benua yaitu Amerika, Asia Tenggara, Eropa, dan Mediterania Timur. Di satu sisi, Indonesia baru saja menemukan kasus mutasi varian baru dari Inggris yakni B117.

“Hal ini tentunya mengecewakan mengingat baru saja minggu lalu WHO mengatakan infeksi baru Covid-19 telah turun di seluruh dunia selama 6 minggu berturut-turut atau pertama kalinya penurunan berkelanjutan seperti ini terlihat sejak pandemi dimulai,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan virtual, Selasa (2/3).

Prof Wiku meminta semua pihak siap dan waspada jika ada lonjakan kasus tiba-tiba. Dan bisa saja membebani rumah sakit serta menimbulkan banyak korban jiwa lagi. “Apabila terus dibiarkan kenaikan kasus akan semakin massif dan semakin berpotensi untuk memakan banyak korban jiwa,” jelasnya.

Prof Wiku menjelaskan besar kemungkinan kenaikan kasus global ini terjadi karena disiplin protokol kesehatan mulai mengendur di banyak negara karena terlena dengan kedatangan vaksin.

Mengingat laju penyuntikan vaksin tidak sebanding dengan laju penularan virus Covid-19. “Kelalaian dalam menerapkan protokol kesehatan sangat berpotensi untuk menyebabkan potensi penularan di tengah penduduk,” katanya.

Prof Wiku mengingatkan sejalan dengan temuan itu, maka dia meminta semua orang untuk memandang vaksin sebagai solusi mutal dari penanganan pandemi. Vaksin akan membantu menyelamatkan nyawa.

“Akan tetapi jika kita hanya mengandalkan vaksin maka kita membuat kesalahan. Perubahan perilaku harus menjadi pondasi utama dari usaha kita menghentikan penularan virus Covid-19 di Indonesia mengingat telah ditemukannya kasus mutasi baru covid 19 yaitu mutasi B1117 yang berasal dari Inggris,” katanya.

“Saat ini pemerintah telah melakukan surveilans kedatangan dari luar negeri untuk mencegah masuknya strain Covid-19 di pintu masuk Indonesia. Selanjutnya merupakan tanggung jawab kita semua untuk tetap mencegah penularan terjadi di tengah masyarakat dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

(trn/radarbogor/halobogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Heboh Video Antrean Ambulance Mengantar Pasien Covid-19 yang Meninggal di TPU

HALOBOGOR.id — Baru-baru ini heboh sebuah video pendek yang memperlihatkan beberapa mobil…

Beredar Hasil Tes Swab Habib Rizieq Shihab, Hasilnya Positif Covid-19

HALOBOGOR.id — Belum lama ini beredar sebuah surat yang menunjukkan hasil tes…

Buku ‘Banjir Darah’ Picu Kesadaran Masyarakat Lakukan Wakaf Literasi

HALOBOGOR.id — Lagi-lagi buku ‘Banjir Darah’ (Badar) memunculkan fenomena baru. Buku Banjir Darah…

Aliran Hakekok di Pandeglang Banten Bikin Resah, Mandi Bareng Tanpa Busana, Bawa Jimat Sampai Kondom

HALOBOGOR.id — Polisi mengamankan belasan orang pengikut ajaran Hakekok saat mandi bareng tanpa…