Viral

Minggu, 29 Juli 2018 - 15:27 WIB

12 bulan yang lalu

logo

Pijat listrik di Bogor

Pijat listrik di Bogor

Video: Heboh Pijat Listrik di Bogor, Banyak Pasien Menjerit, Tapi Khasiatnya Luar Biasa

HALOBOGOR.id — Pria bernama Tatang Taryono merupakan sosok anggota TNI yang berdinas sebagai Danramil di Koramil 2101/Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tatang bisa menyembuhkan penderita stroke melalui pengobatan alternatifnya dengan metode piijat listrik ini. Bahkan, ada pasiennya yang berasal dari luar negeri. Dua pasien tersebut berasal dari Malaysia ketika diwawancara mengaku dari Malaysia. Keduanya mengaku akan jalan-jalan selepas berobat.

“Dari Kuala Lumpur. Habis ini mau jalan-jalan,” Aang dan Budi.

Menurut pasien, sakit sempit sendi telah dialaminya sekitar 4 tahun. Setelah menempuh beragam pengobatan, lanjutnya, justru di sini ia melihat ada perbedaan.

“Ini kali pertama (berobat di sini, red),” ungkapnya sambal menggerakkan bagian tubuh yang sendinya bermasalah.

Ia menjelaskan bagaimana kondisinya yang saat ini sudah bagus dan ada perubahan. Kemudian video ini berlanjut memperlihatkan pasien pria yang tengah berjalan didampingi anggota perempuan.

Selain itu, pengakuan Budi, seorang perwira polisi dari Kalimantan mengaku sudah mengalami stroke selama setahun.

Baca Juga: Warga Gunung Putri Bogor Temukan Bayi di Pekarangan Masjid

“Udah keliling,” katanya saat ditanyakan sudah berobat ke mana saja oleh Pojokbogor.com, Minggu (29/7/2018).

Kapten Inf Tatang Taryono sendiri mengaku pengobatan yang dilakoninya ini viral di sosial media.

“Viral, ya, selain itu banyak pasien yang merasakan manfaatnya atas izin Allah, dan banyak diketahui dari mulut ke mulut sampai ke luar negeri, termasuk Kuala Lumpur, apalagi Amerika juga ada,” terangnya.

Ia pun mengungkap pasiennya yang kini sudah bisa berjalan. Kemudian, dari kasus itulah menyebar dari mulut ke mulut.

“Tiap hari sampai 60 orang dating dari berbagai macam provinsi,” jelasnya. Tatang mengklaim pengobatannya yang menggunakan listrik ini ilmiah.

“Di samping itu kita memohon kesembuhan pada Allah, termasuk pasien memohon kesembuhan pada Allah.

Ia mengaku sudah menjalaninya selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan. Alhamdulillah, dampaknya terasa di masyarakat,” tambahnya.

Tatang sendiri membeberkan bahwa ia tidak bisa memprediksi kesembuhan. Pasalnya, pasien sendirilah yang bisa merasakan efek dari pengobatannya tersebut..

“Alhamdulilah ada yang sembuh, ini semua atas izin Allah,” pungkasnya.

Berikut ini videonya:

(ris/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x