Ikuti kami

Hoaks

Nah Lho, 12 Pelaku Penyebar Hoax Lion Air dan Penculikan Anak Diciduk

Diterbitkan

pada

Bagikan ke

HALOBOGOR.id — Miris, belakangan ini musibah kerap dijadikan alat untuk menyebarkan hoax oleh oknum tak
bertanggung jawab.

Tak ingin hoax merajalela di Indonesia, kepolisian baru-baru ini langsung meringkus 12 pelaku
penyebar hoax Lion Air JT-610 maupun kasus penculikan anak.

Tentu bukan karena tanpa alasan 12 pelaku ini ditangkap, tetapi karena memang hoax kerap kali membuat resah
kalangan masyarakat.

Para pelaku pun dikenakan pasal 14 ayat (2) UU Nomor 1/1946 yang berbunyi “Barang siapa,
dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat,
sedangkan ia patut dapat menyangka berita itu bohong, dihukum dengan setinggi tingginya tiga tahun.”

Baca Juga: Heboh Pesan Berantai Penculikan Anak di Bojonggede Bogor, Polisi Pastikan Hoaks

Rupanya penyebar hoax Lion Air JT-610 tak sebanyak penyebar hoax penculikan anak, hanya dua dari 12 pelaku yang
berhasil ditangkap. Sedangkan sisanya, merupakan penyebar hoax penculikan anak.

Salah satunya seperti postingan yang dibuat akun Facebook Vetny Bunda Dhiwam berikut:

Screenshot Hoax

Tim Polsek setempat melakukan penyelidikan dan ternyata informasi tersebut tak benar.

“Dia buat status informasi tentang penculikan anak di facebook. Setelah kita tel‎usuri, ternyata tidak benar atau
hoax. Lalu petugas mencari pemilik akun dan berhasil menangkapnya,” kata Kapolres Dumai.

Berikut daftar penyebar hoax tertangkap yang kami dapatkan dari tribratanews.polri.go.id, Selasa (6/11/2018)

Sumber: Divisi Humas Polri

1. D (41), ditangkap di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, karena kasus hoax penculikan anak.

2. EW (31), ditangkap di Kemang, Jakarta Selatan, karena kasus hoax penculikan anak.

3. RA (33), ditangkap di Jakarta Pusat, karena kasus hoax penculikan anak.

4. JH (31), ditangkap di Purwakarta, Jawa Barat, karena kasus hoax penculikan anak.

5. DN (20), ditangkap di Cengkareng, Jawa Barat, karena kasus hoax penculikan anak.

6. N (23), ditangkap di Kota Sukabumi, Jawa Barat, karena kasus hoax penculikan anak.

7. O (30), ditangkap di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, karena kasus hoax penculikan anak.

8. TK (34), ditangkap di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, karena kasus hoax penculikan anak.

9. N (22), ditangkap di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, karena kasus hoax penculikan anak.

10. U (28), ditangkap di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, karena kasus hoax penculikan anak.

11. S (33), ditangkap di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, karena kasus hoax pesawat Lion Air JT 610.

12. A (30), ditangkap di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, karena kasus hoax pesawat Lion Air JT 610.

(glg/rif/halobogor)

pasang iklan halobogor

Bagikan ke

Trending