Ikuti kami

Hoaks

Dianggap Hoaks, PSI Laporkan Akun Penyebar Foto Porno Grace Natalie

Diterbitkan

pada

Bagikan ke

HALOBOGOR.id — Perwakilan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaporkan lima akun media sosial yang dianggap hoaks karena menyebarkan gambar pornografi dan memfitnah Ketua Umum PSI, Grace Natalie ke pihak Kepolisian.

Kuasa hukum PSI, Muannas Alaidid  menuturkan pihaknya melaporkan sekitar enam akun yang menyebarkan konten pornografi tersebut.

“Isi konten itu jelas menunjukkan di antaranya adalah berupa gambar, tampilan di mana Ketum PSI Grace itu dalam posisi yang sangat menggambarkan tindakan asusila berupa ketelanjangan,” kata Muannas di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018).

Baca Juga: Nah Lho, 12 Pelaku Penyebar Hoax Lion Air dan Penculikan Anak Diciduk

Menurutnya, gambar itu disebarkan secara meluas oleh beberapa akun anonim dan akun riil sehingga beredar di media sosial. Isi konten menunjukkan gambar, Ketum PSI dalam posisi yang menggambarkan tindakan asusila berupa ketelanjangan.

“Kemudian disebarkan secara meluas oleh beberapa akun termasuk akun-akun anonim dan akun-akun real. Itu kebetulan tindakan seperti itu, dugaan tindak pidana yang dilarang dalam UU Pornografi,” jelasnya.

PSI melaporkan enam akun itu atas dasar pencemaran nama baik yang tertuang dalam Pasal 27 dan 28 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Muannas menuturkan, serangan hoaks kepada PSI dan sang Ketua Umum Grace Natalie sudah terjadi berulangkali. Laporan yang dibuat merupakan bagian komitmen PSI untuk memerangi hoaks.

“Ini saya kira merupakan bagian dari komitmen kami, PSI, untuk memerangi hoaks dan hate speech. Bagi kami ini tidak mudah, tetapi proses hukum adalah solusinya. Kami punya komitmen untuk membangun suatu politik yang cerdas dan sehat. Itulah komitmen dari PSI,” paparnya.

Adapun sebagai terlapor dalam kasus ini adalah pemilik akun FB Srikandi Rahayu Ningsih, Rudy Hadi Saputra, Ira Adriana, Naadirah Nasution, Topan Pratama Siregar dan pemilik akun instagram Achysaputra.

“Kalau kami masih menemukan di akun-akun media sosial, maka kami akan terus melakukan pelaporan,” tegasnya.

(mgp/twit/halobogor)

pasang iklan halobogor

Bagikan ke

Trending