Kriminal

Rabu, 19 Desember 2018 - 20:05 WIB

11 bulan yang lalu

logo

Habib Bahar bin Smith

Habib Bahar bin Smith

Kronologi Kasus Habib Bahar bin Smith Aniaya Anak di Bogor

HALOBOGOR.id — Nama Habib Bahar bin Smith kembali mencuat di jagat maya setelah dirinya diperiksa pada (18/12/18) hari  Selasa kemarin. Dirinya diperiksa tak lain karena kasus penganiayaan dua anak di Bogor. Seperti yang diketahui sebelumnya, statusnya sudah tersangka dan akan ditahan di Tahanan Polda Jabar selama tiga minggu ke depan.

Hal itu dibenarkan oleh oleh Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi Maryoto dalam konferensi pers di aula Mapolda Jabar.

Kasus tersebut berawal dari Padahari Sabtu, 1 Desember 2018 Sekitar pukul 09.30 WIB, di mana korban berinisial CAJ alias Jabbar (18) dijemput paksa dari kediamannya di kawasan Bogor oleh sejumlah anak muda yang menggunakan dua unit mobil atas perintah Bahar bin Smith.

Menurut keterangan orang tua korban, saat dijemput orang tua CAJ berusaha menghalang-halanginya supaya jangan dibawa.

Para penculik suruhan Bahar itu kemudian menelepon Habib Bahar. Namun karena dihalangi, dirinya memerintahkan anak buahnya untuk mengangkut paksa sekalian orang tua korban.

Bersama orang tuanya, korban kemudian dibawa ke pondok pesantren Tajul Alawiyyin milik BS di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di hari yang sama, sekitar pukul 10.00 WIB sejumlah orang yang merupakan anak buah Habib Bahar itu menculik paksa korban kedua juga berhasil membawa membawa MHU alias Zaqi (17) ke ponpes milik Bahar.

Sekitar pukul 12.00 WIB kedua korban kemudian dipertemukan di aula Pesantren milik Habib Bahar.

Di sana, keduanya kemudian dinterogasi oleh Dai berambut pirang itu terkait perbuatan mereka saat pergi ke Bali untuk mengisi sebuah acara pada 26 November 2018.

Lalu pada pukul 12:30 WIB, penganiayaan itu dimulai. Dari video yang beredar, terlihat Bahar mulai menganiaya keduanya dengan cara dipukul hingga ditendang.

Kaki Habib Bahar juga terlhat langsung melayang ke muka korban pada video tersebut. Kemudian korban mulai digampar satu-persatu oleh yang lain.

Setelah itu,  terlihat posisi korban telah diseret keluar aula dan berada di area luar pesantren. Wajah Bahar dengan kain sarungnya terlihat jelas. Dalam tangkapan layar itu Bahar melakukan tendangan kaki dan dengkul ke arah wajah korban berkali-kali secara brutal.

Korban CAJ dianiaya di situ hingga sore kemudian di bawa ke luar pondok ke belakang pondok. Terlihat gerakan yang langsung ke korban. Ada darah juga terlihat.

Sekitar pukul 15.00 WIB, keduanya dibawa oleh Bahar ke lapangan ponpes. Di area lapangan itu, keduanya diperintahkan berduel. Duel itu disaksikan oleh santri Habib Bahar.

Keduanya kemudian dianiaya lagi sampai malam.

Setelah dianiaya habis-habisan, keduanya kemudian digunduli hidup-hidup.

Saat kejadian, orangtua CAJ yang ikut dibawa hanya bisa mengintip dari jauh saat anaknya disiksa sedemikian brutal oleh Bahar.

Setelah dianiaya dan digunduli, CAJ dan temannya MHU pulang bersama ayahnya.

Beberapa hari kemudian pada hari Rabu, 5 Desember 2018 Kedua korban melaporkan Bahar bin Smith atas penganiayaan yang mereka alami. Lalu kasus tersebut ditangani di Polres Bogor saat itu juga.

Besoknya, Kamis, 6 Desember 2018 beredar video melalui WhatsApp yang diduga terkait dengan peristiwa penganiayaan tersebut.

Dalam video berdurasi satu menit itu, terlihat dua orang anak dengan kondisi lebam dan berdarah. Bisa terdengar jelas sosok yang bicara saat itu adalah suara Bahar.

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x