Kriminal

Minggu, 30 Desember 2018 - 13:50 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Siska Icun Sulastri

Siska Icun Sulastri

Rekonstruksi Pembunuhan Siska Icun Sulastri digelar, Ini Adegan-Adegannya

HALOBOGOR.id — Rekonstruksi pembunuhan Siska Icun Sulastri digelar dan diperankan oleh Hidayat di Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan pada Sabtu (29/12/18).

Hidayat memperagakan detik-detik saat menghabisi nyawa Siska Icun Sulastri di lantai 19 Apartemen Kebagusan City.

Adegan terseebut dimulai saat Siska menjemput Hidayat di lantai bawah. Siska dan Hidayat kemudian naik ke lantai 19.
Siska lalu berjalan beriringan dengan Hidayat menuju kamar apartemen. Setibanya di lantai 19, Siska berjalan duluan masuk ke dalam kamar. Hidayat mengikutinya dari belakang.

Di sebuah kamar, Siska dan Hidayat langsung naik di ranjang sambil tiduran. Hidayat melucuti pakaian Siska satu per satu.
Saat itulah, Siska tiba-tiba menagih uang Rp2 juta ke Hidayat. Siska ingin dibayar terlebih dahulu sebelum tubuhnya dinikmati Hidayat.

Namun Hidayat berkeinginan sebaliknya dilayani lebih dulu sebelum membayar Siska. Keduanya cekcok, lalu bangun dari tempat tidur.

Hidayat memaksa Siska melayaninya. Siska menolak. Ia menjambak rambut Hidayat sambil mencaci. Hidayat emosi. Ia bangkit mengambil pisau di atas meja.

Selanjutnya, Hidayat menusuk Siska, tepat di ulu hati.Siska masih mencoba merangkak, menendang tembok. Hidayat kembali menusukkan pisau dua kali ke pinggang Siska. Hidayat juga memotong urat nadi tangan kiri Siska.

Ia kemudian menjerat Siska dengan kabel charger.Setelah korban tidak bergerak, Hidayat mengambil ponsel dan kalung emas milik Siska. Selanjutnya, Hidayat mematikan lampu kamar dan mengunci Siska di dalam kamar. Hidayat meninggalkan apartemen sambil membawa kabur harta teman kencannya itu.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, Hidayat sempat memutarbalikkan fakta. Hidayat mengaku dijanjikan Rp2 juta oleh korban. Namun polisi tidak langsung percaya begitu saja.

Polisi melakukan pendalaman hingga diketahui jika yang menjanjikan uang Rp2 juta bukan korban, melainkan pelaku.
“Setelah kita dalami akhirnya kita temukan bahwa sebenarnya yang menjanjikan uang itu justru tersangka,” ujar Indra pada Sabtu (29/12/18).

Menurut Indra, Siska menolak melayani tersangka lantaran uang Rp2 juta itu tidak diberikan Hidayat. Hingga akhirnya Hidayat naik pitam.

“Ternyata uang tidak ada, akhirnya cekcok, akhirnya terjadilah pembunuhan itu. Jadi kita bisa menyimpulkan bahwa tersangka yang menjanjikan kepada korban sebelum dia datang ke sini (apartemen),” tandas Indra.

(abs/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x