News

Minggu, 13 Januari 2019 - 20:00 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Masyarakat Keluhkan Tiket Pesawat Mahal, Maskapai akan Turunkan Harga Jual Tiket

HALOBOGOR.id–Asosiasi maskapai yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) akan menurunkan harga jual tiket pesawat. Hal ini menyusul keluhan masyarakat soal harga tiket pesawat mahal.

“Kami sudah kumpul dan diskusi kami mendengar keprihatinan masyarakat atas tingginya harga tiket, atas bantuan atau komitmen positif dari stakeholder khususnya AP I, AP II, Airnav kami sejak minggu lalu menurunkan tarif harga domestik Jakarta-Denpasar, Jakarta-Jogja, Bandung-Denpasar, Jakarta-Surabaya,” kata¬† Ketua Umum INACA IGN Askhara Danadiputra di Kawasan SCBD Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Ashkara menambahkan penurunan harga akan berlangsung mulai Minggu (13/1/2019) atau Senin (14/1/2019).

“Hari ini atau besok kami akan menurunkan harga-harga tiket di beberapa rute domestik, mungkin dari Jakarta-Padang, Jakarta-Pontianak, Jakarta-Jayapura dan seterusnya,” ujarnya.

“Kita berkomitmen untuk menurunkan harga tiket dan ini diikuti komitmen positif dari para stakeholder,” tambahnya.

Baca Juga: Puting Beliung Kembali Terjang Bogor, Kini Wilayah Loji dan Tanah Sareal

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai selama ini maskapai lakukan ‘perang tarif’ dengan rendahnya harga tiket. Ia pun mengatakan tarif tiket pesawat saat ini masih dibawah tarif batas atas.

“Kita secara umum, apa yang dilakukan itu masih di bawah tarif batas atas, memang selama ini mereka perang tarif, begitu harga normal seolah-olah tinggi. Namun demikian, saya memang mengajak mereka secara bijaksana melakukan kenaikan secara bertahap, kita lagi bicara,” kata Budi Karya di JIExpo Kemayoran Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Budi melanjutkan, saat ini ia sedang mencari solusi terkait masalah tarif pesawat tersebut. Namun, ia juga mengimbau masyarakat untuk memahami dari sisi maskapai.

“Kita mesti take and give industri airlines ini juga harus dilindungi, artinya mereka pada titik tertentu supaya mereka juga survive kita melihat di beberapa negara, banyak industri yang sudah bangkrut terus terang aja. Kalau diterus-teruskan perang harga, ini juga akan masalah,” jelasnya.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) sempat berkomentar soal adanya petisi di laman media sosial yang memprotes kenaikan harga tiket pesawat domestik. Dia pun meminta Kemenhub memberikan respons.

“Mendorong Kemenhub untuk memanggil seluruh maskapai penerbangan guna menjelaskan mengenai kenaikan tiket pesawat,” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis.

Selain itu, dia juga menyoroti tentang penerapan tarif bagasi. Menurutnya, hal itu menimbulkan persepsi yang berbeda-beda di kalangan masyarakat.

“Mendorong Kemenhub meminta seluruh maskapai penerbangan untuk mematuhi ketetapan tarif harga atas sesuai dengan Pasal 127 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan,” ucap Bamsoet.

Dilain pihak, Komisi V akan memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait keluhan soal naiknya harga tiket pesawat. Selain Kemenhub, Komisi V juga akan memanggi pihak maskapai.

“Selasa tanggal 15 (Januari 2019) kami panggil Dirjen Hubud (Perhubungan Udara) dan maskapai untuk membahas ini,” kata Ketua Komisi V Fary Djemy Francis, seperti dikutip halobogor.id, Sabtu (12/1/2019).

Namun, ia tidak menjelaskan rinci apa saja yang akan dibahas nantinya. Fary juga tak menjelaskan maskapai apa saja yang akan dipanggil.

Seperti diketahui, banyak masyarakat yang ikut mengomentari soal mahalnya tarif tiket pesawat domestik Indonesia. Bahkan, sempat banyak yang berujar untum memilih transit ke Malaysia untuk mendapatkan tiket yang lebih murah. Selain itu, sempat juga beredar petisi yang mendorong harga tiket diturunkan.

(rif/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x