Ikuti kami

News

Curhatan Jokowi dari Istri Sampai Pekerjaan Almarhum Ayahnya

Diterbitkan

pada

Pidato Jokowi
Bagikan ke

HALOBOGOR.id — Di balik kesuksesan Joko Widodo (Jokowi) saat ini. ternyata mantan wali kota Solo itu pernah menghadapi kehidupan yang cukup pelik.

Fakta itu diungkapkan Jokowi saat berorasi politik pada acara konvensi rakyat yang bertajuk ‘Optimis Indonesia Menang’ di Sentul International Convention Center (SICC), Minggu (24/2) malam.

Di hadapan ribuan relawannya, Jokowi berkeluh bahwa masa kecilnya tumbuh dari keluarga yang sangat sederhana. Bahkan, ayah Jokowi, pernah menjadi penjual kayu dan sopir.

“Bapak saya pernah jualan bambu dan kayu di pasar Gilingan Solo. Jadi, sejak kecil, saya sudah jadi bagian dari kehidupan pasar. Bapak saya juga menyambi sebagai sopir,” kata Jokowi.

Mirisnya lagi, Jokowi juga cerita, dia bersama keluarganya pernah tinggal di bantaran kali anyar. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku keluarganya pernah menjadi korban dari penggusuran.

“Kami digusur dan cari rumah kontrakan. Pengalaman ini menumbuhkan tekad saya agar rakyat Indonesia tidak mengalami kesulitan seperti yang saya alami,” tuturnya.

Baca Juga: Cerita Warga Ciampea Bogor Diperas Pegawai DPKPP, Diminta Uang Rp1,5 Juta untuk Urus IMB

Meski pernah hidup sangat susah, Jokowi mengaku bahagia pernah hidup serba terbatas. Pasalnya pada sewaktu itu, masa kecilnya diisi penuh dengan kegembiraan.

“Saya belajar dan bermain di tepi sungai, bersama dengan teman-teman saya. Namun, saat itu keluarga kami selalu dihantui oleh ketakutan tidak mampu berobat ketika sakit dan tidak mampu sekolah. Oleh karena itu, saya bertekad rakyat Indonesia harus bebas dari ketakutan semacam ini,” tuturnya.

Selain itu, dalam orasinya Jokowi juga menyinggung peran istri dalam jejak karirnya selama ini. Mengingat bahwa sang istri, Iriana diakuinya tak pernah menyerah untuk menemaninya dalam kondisi sulit.

Semula, Jokowi bercerita pengalaman soal sulitnya mencari kerja usai berkuliah di Universitas Gajah Mada (UGM). Tak pernah menyerah, Jokowi mendapatkan salah satu pekerjaan di Aceh.

“Alhamdulillah, pengalaman kerja pertama saya di Aceh, saya jatuh cinta pada bumi dan rakyat Aceh,” kata Jokowi.

Dalam berbagai macam kesulitan, Jokowi menyebutkan, sang istri selalu berada di sisinya untuk mendukung karirnya. Dia bilang, bagaimanapun perempuan di Indonesia amat berperan bagi keluarga dan bangsa.

“Pengalaman saya di Aceh juga menunjukkan pentingnya peranan istri dalam meniti karier saya. Saya yakin, perempuan-perempuan di Indonesia memiliki peranan yang sangat menentukan bagi keluarga, bagi masyarakat dan bagi bangsa dan negara Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan, pihaknya bersyukur dengan pengalaman kerjanya di Aceh. Dari situ, dia mengaku menambah pengetahuannya akan keberagaman di Indonesia. Dari situ, dia menumbuhkan tekadnya agar masyarakat tak kesulitan mencari kerja.

“Pengalaman saya bekerja mulai dari tingkat yang paling bawah menumbuhkan tekad saya bahwa seluruh tenaga kerja di Indonesia harus memiliki keahlian yang cukup dan mampu mendapat pekerjaan dengan tingkat kesejahteraan yang baik,” pungkasnya.

(ris/halobogor)

pasang iklan halobogor

Bagikan ke

Trending