Kabupaten Bogor

Minggu, 23 Juni 2019 - 02:35 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Kementerian Lingkungan Hidup segel tempat pembuangan sampah di Kabupaten Bogor.

Kementerian Lingkungan Hidup segel tempat pembuangan sampah di Kabupaten Bogor.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Segel Tempat Pembuangan Sampah di Bogor

HALOBOGOR.id — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menyegel tempat pembuangan sampah ilegal yang berada di Kampung Jampang, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada hari Jumat (21/6/2019).

Pihak KLHK telah memasang papan peringatan dan garis PPLH di area tempat pembuangan sampah. Tempat pembuangan sampah ilegal ini memiliki luas 1.500 meter persegi yang dimiliki PL, warga DKI Jakarta, yang juga pemilik PT Tormos.
Setiap hari pembuangan sampah ilegal menerima satu unit pick-up sampah dari pengelola perumahan Legenda Wisata dan satu gerobak dari masyarakat lainnya.

“Kami melakukan tindakan tegas terhadap tempat pembuangan dan pembakaran sampah ilegal ini agar ada efek jera dan tidak terjadi lagi. Kegiatan ini meresahkan dan membahayakan kesehatan masyarakat dan lingkungan kalau dibiarkan,” kata Dirjen Gakkum LHK, Rasio Ridho Sani dalam keterangannya, Sabtu (22/6/2019).

“Kita tidak boleh membiarkan hal ini terjadi, saat ini KLHK memprioritaskan penindakan pengelolaan sampah seperti ini. Kami minta agar pengelola sampah ilegal dan pihak pengelola perumahan serta pihak-pihak lainnya untuk tidak melakukan hal-hal seperti, karena ini merupakan kejahatan yang membahayakan kesehatan masyarakat,” jelas Rasio.

Menurut Tim Direktorat Pengaduan, Pengawasan dan Sanksi Administrasi, Direktorat Penegakan Hukum Pidana dan Balai Penegakan Hukum Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara, bersama UPT Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan Kecamatan Gunung Putri menyegel pembuangan sampah ilegal merespons pengaduan masyarakat tentang kegiatan pembakaran sampah di lokasi itu.
Salah seorang penggarap lahan di sebelah pembuangan sampah itu menjelaskan, aktivitas pembuangan sampah sudah berlangsung lebih dari tiga tahun. Lokasi pembuangan sampah ilegal itu dulunya lahan rawa yang relatif dalam dan lebih rendah posisinya dibandingkan dengan lahan yang digarap.
Bahkan tempat pembuangan sampah ilegal itu sudah lebih tinggi tiga meter dibandingkan lahan garapan U. Penggarap lahan milik PL, Sdr. N mengakui kalau sampah diterima dari pengelola perumahan Legenda Wisata satu unit pick up setiap hari dan satu gerobak berasal dari masyarakat di luar perumahan. Sampah kemudian dipilah oleh pemulung dan sisa-sisa sampah dibakar.

(ris/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x