Kota Bogor

Senin, 24 Juni 2019 - 21:53 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Aplikasi Kebun Raya Bogor.

Aplikasi Kebun Raya Bogor.

Pakai Aplikasi Ini Agar tidak Tersesat Saat Jelajah Kebun Raya Bogor

HALOBOGOR.id — Kebun Raya Bogor memiliki luas sekitar 87 hektar dan ribuan koleksi tanaman yang ada di dalamnya. Hal tersebut membuat Kebun Raya Bogor dijadikan sebagai Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) dan menjadi tujuan wisata edukasi yang luas untuk dijelajahi para wisatawan.

Karena luasnya Kebun Raya Bogor membuat para wisatawan kebingungan, bahkan tersesat, saat mencari titik-titik tertentu di kebun raya yang berdiri sejak 18 Mei 1817 tersebut.

“karena itu, kami menyediakan aplikasi berbasis Android, Jelajah, Belajar, dan Wisata di Kebun Raya Indonesia atau disingkat Jawara,” kata Manajer Humas dan Kerja Sama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kawasan Bogor selaku pengelola PKT Kebun Raya Bogor, Ayi Doni Darussalam di Bogor, Senin.

Ia menjelaskan, aplikasi yang menyediakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tersebut sebagai pengantarnya menjadi panduan lokasi dan koleksi tanaman bagi pengunjung yang hanya bisa diakses ketika berada di dalam Kebun Raya Bogor.

“Dengan Jawara yang bisa diunduh secara gratis melalui Play Store ini pengunjung bisa mengetahui jalur yang dilalui dari pengunjung berada menuju spot yang ingin dituju,” beber dia.

Tak hanya itu, sebanyak 20 tanaman yang langka dan memiliki nilai historis, dan eksotis juga dibahas lengkap di aplikasi Jawara.

“Ke depannya kami akan menambah informasi-informasi pada aplikasi yang mulai dioperasikan sejak 2017 ini,” kata Doni.

Awalnya, lanjut Doni, aplikasi Jawara hanya menyediakan panduan dan informasi tentang Kebun Raya Bogor saja.

“Kini Jawara juga menjadi panduan untuk tiga kebun raya lainnya yang diurus LIPI, antara lain Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi (Pasuruan, Jawa Timur), dan Kebun Raya Bali di Bedugul,” kata dia.

Doni berharap aplikasi Jawara ini tak hanya menjadi panduan bagi pengunjung agar tidak tersesat saja. “Kami berharap Jawara juga membantu pengunjung mendapatkan informasi lebih banyak lagi sehingga sepulang dari Kebun Raya Bogor mereka bisa memberikan wawasan kepada saudara maupun kawannya,” kata Doni

Aplikasi Jawara ini dapat diunduh secara gratis dan sangat membantu dalam menjelajah Kebun Raya Bogor.

“Jumlah papan petunjuk sebenarnya sudah banyak sih, tetapi adanya aplikasi Jawara ini jadi membuat kami lebih mudah dalam mencari lokasi di dalam Kebun Raya Bogor,” jelas Ratna.

Kebun Raya Bogor sendiri didirikan pada 18 Mei 1817 di bawah pimpinan Profesor Caspar George Carl Reinwardt tersebut awalnya merupakan pusat penelitian tanaman yang hanya memiliki nilai ekonomi bagi pemerintah kolonial Belanda.

Saat ini dengan koleksi 12.141 spesimen dari 1.202 jenis tanaman, Kebun Raya Bogor menjadi pusat penelitian dan konservasi beragam tanaman dan “menjelma” sebagai kebun botani terbaik keenam di dunia, serta terbaik di Asia Tenggara.

(ris/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x