Kabupaten Bogor

Senin, 24 Juni 2019 - 16:34 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Sampah kali Ciliwung Bogor.

Sampah kali Ciliwung Bogor.

Parah, Dalam Sehari Sungai Ciliwung Bogor Dibebani Sampah 45,11 Ton

HALOBOGOR.id — Agar bisa membersihkan limbah dan sampah yang ada di Sungai Ciliwung tidaklah perkara yang gampang. Terlebih, masih banyak masyarakat kita yang membuang sampah sembarangan ke sungai. Hal tersebut membuat sungai Ciliwung kian tercemar.

Bahkan sampai saat ini, sungai yang memiliki panjang 119 kilometer itu kelebihan beban sekitar 45,11 ton setiap harinya, dengan daya tampung beban pencemaran hanya 9,29 ton per hari.

Banyaknya sampah di sungai ciliwung dibeberkan oleh Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Siti Nurbaya Bakar, saat giat Bebersih Ciliwung 2019 di Yayasan Bambu Indonesia, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Minggu (23/6/2019).

Ia menjelaskan, jumlah limbah rumah, sampah, limbah industri, limbah ternak dan pencemaran dari aktifitas pertanian yang masuk ke Sungai Ciliwung sebesar 54,4 ton Biochemical Oxygen Demand (BOD) perharinya.

Dia juga menghitung, artinya Sungai Ciliwung sudah melewati daya dukungnya sebagai pendukung kehidupan manusia dan alam semesta.

“Hal ini juga kemudian membutuhkan transformasi kebijakan, ide-ide kreatif, inovatif dan program yang terintegrasi menjadi aksi nyata pada tingkat individual,”

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Kementerian LHK, MR Karliansyah juga mengatakan, tantangan untuk menyembuhakan Ciliwung juga terpentok dengan tingkat perubahan tata ruang dan tutupan lahan yang sangt tinggi.

Menurutnya, tak hanya menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, perubahan tersebut meningkatkan kerentanan bencana banjir.

Menurut informasi data yang ada, daerah sempadan sungai dari Bogor, Depok, dan sebagian Jakarta yang merupakan 60 persen dari total luas daerah sempadan sungai, 37,11 persennya sudah berubah menjadi daerah terbangun yang kedap air.

“Melihat kondisi tersebut, ada rekomendasi konsep pemulihan sempadan sungai di daerah yang telah terbangun dengan manajemen restorasi riparian. Salah satunya dengan kolam retensi dan taman umum,” jelasnya.

(ris/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x