Kabupaten Bogor

Minggu, 21 Juli 2019 - 21:07 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Majelis Ulama Indonesia (MUI)

MUI Kabupaten Bogor Wajibkan Calon Pengantin Jalani Tes Narkoba sebelum Menikah

HALOBOGOR.id — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor berpendapat bahwa tes narkoba kepada calon pasangan pengantin dapat berdampak positif pada hubungan rumah tangga.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Ahmad Mukri Aji mengamini niatan Kementerian Agama Jawa Barat itu. Kata dia, dalam syariat Islam, pernikahan tidak bisa dianggap main-main.

Namun demikian, dalam praktiknya memerlukan sinergi antar elemen.

“Ada nilai positif di dalamnya dan ada kebaikan untuk hubungan rumah tangga itu sendiri,” ujar Mukri Aji, Minggu (21/7/2019).

Mukri menjelaskan, pernikahan bukan sesuatu yang bisa dianggap main-main. Oleh karena itu, tidak sedikit kasus pasangan yang positif narkoba mengalami kehancuran rumah tangga.

“Prinsipnya MUI mendukung. Namun harus kompak. Mulai pemerintah daerah, kemenag dari daerah hingga pusat. Kalau dari awal sudah terdeteksi narkoba, akan sangat baik,” katanya.

Tak hanya penting bagi hubungan rumah tangga, tes narkoba ini sebagai upaya mempersempit ruang gerak bandar narkoba.

BNN pun menjalin kerja sama dengan Kemenag, yang di dalamnya terdapat klausul bahwa setiap calon pasangan pengantin lebih dulu menjalani tes narkoba sebelum menikah.

“Ini terobosan baru. Pasangan pengantin, jika dari hasil tes diketahui sebagai pengguna narkoba. Solusinya akan disembuhkan terlebih dahulu, baik di panti rehabilitasi maupun secara mandiri dan kami sebagai pendampinya,” kata Kepala BNN Kabupaten Bogor, Nugraha Setia Budhi.

Saat diranya, apakah keterlibatan BNN melakukan tes narkoba kepada pasangan pengantin berimbas pada pembatalan pernikahan, Budi menerangkan, BNN tidak masuk ke ranah itu, karena menjadi domain Kemenag.

“Kami hanya memberikan laporan hasil tes saja, melalui urine pasangan pengantin,” katanya.

“Nah, kalau masalah apakah hasil tes itu berimplikasi pada pembatalan pernikahan atau lanjut, itu ranah Kemenag, mereka yang akan memutuskan,” pungkasnya.

(ris/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x