Kabupaten Bogor

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 10:29 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Petusa BPBD Kabupaten Bogor mengungsikan warga ke tenda darurat. (dok.BPBD Kabupaten Bogor)

Petusa BPBD Kabupaten Bogor mengungsikan warga ke tenda darurat. (dok.BPBD Kabupaten Bogor)

Pasca Gempa Terjang Nanggung Bogor, Warga Tidur di Tenda Darurat

HALOBOGOR.id — Ada sekitar 7 kali gempa susulan yang mengenai beberapa wilayah di Kabupaten Bogor. Seperti yang ada di Kampung Citalahap, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung. Bahkan, untuk malam hari warga tidur di tenda darurat yang dibangun oleh BPBD Kabupaten Bogor.

“Sampai hari ini pengungsi malam saja ke tenda, pagi kembali ke aktivitas rumah dan pekerjaan. Di Citalahab terdapat sekitar 50 KK yang mengungsi ke tenda, dan jumlahnya selalu berubah-rubah tergantung intensitas gempa,” kata Kasi Kadaruratan BPBD Kabupaten Bogor Asep Usman kepada Radar Bogor Jumat (23/8/2019).

Menurutnya, kerusakan mayoritas rusak ringan dan BPBD sudah mendirikan 2 tenda peleton di lokasi Citalahab sejak Rabu lalu, masyarakat juga ada yang swadaya memakai tenda terpal.

“Untuk Desa malasari ada tiga kampung yang terdampak yakni Citalahab, Garung dan Hanyawar ada pengungsi tapi tidak banyak dan selama dua hari sekitar 7 kali dirasakan tim BPBD,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Tony Agus Wijaya mengatakan, gempa yang mengucang Sukabumi Utara dan Bogor pada intensitas II hingga III MMI yakni getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang.

“Secara umum masih berpotensi terjadi gempa dengan kekuatan kecil sekitar sesar lokal kluster Bogor dengan magnitudo 2,0 hingga 4,0 tetap tidak berdampak merusak,” tegasnya.

(ris/rb/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x