Kota Bogor

Minggu, 6 Oktober 2019 - 01:02 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Pertemuan driver ojol dengan Kapolres Bogor Kota soal polisi yang menendang driver ojol (adi).

Pertemuan driver ojol dengan Kapolres Bogor Kota soal polisi yang menendang driver ojol (adi).

Pukul Driver Ojol di Tugu Kujang Bogor, Polisi Satlantas Bogor Kota Dimutasi

HALOBOGOR.id Oknum polisi lalulintas yang menendang dan memukul driver ojek online ketika pengamanan jalur Presiden Jokowi, akhirnya meminta maaf. Polisi tersebut diberikan disanksi dan juga dipindahtugaskan.

Pihak kepolisian Polresta Bogor Kota akhirnya meminta maaf secara terbuka atas kejadian tindakan arogansi yang dilakukan anggotanya bernama Ipda Rizma kepada pengemudi ojek online di Tugu Kujang, Sabtu (05/10/2019).

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menuturkan jika polisi yang melakukan tindakan arogansi akan diberikan sanksi dengan dipindahtugaskan dari kesatuannya di bagian Unit Lantas ke staf.

“Sebagai institusi saya meminta maaf atas perilaku anggota saya. Seharunya anggota lebih sabar apalagi berhubungan dengan masyarakat karena tugas kita lebih mengayomi,” katanya usai audensi dengan ojol di Aula Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Sabtu (5/10) malam.

Namun demikian, Hendri menyebut, pada prinsipnya, permasalahan sudah clear. Masing-masing pihak memahami kekhilafan masing- masing baik dari ojol maupun kepolisian.

“Saya rasa permasalahan tidak perlu diperpanjang. Sudah clear. Kami kepolisian dengan komunitas ojol selalu sinergi. Saling memberi informasi, bertukar pikiran. Memberi informasi kadang bantuan patroli dan lain-lain,” katanya.

Hendri menuturkan ketika kejadian jalan harus clear karena ada kegiatan pam VVIP.

“Kebetulan bapak Presiden habis menghadiri HUT TNI di Halim,” jelasnya.

“Jadi kalo rangkaian besar, jalan harus clear. Bersih. Beda dengan sehari-hari, bisa tetap dibuka,” katanya.

Jadi satupun kalo diperintahkan clear, radius 5km-3 km tidak bisa siapapun. Kekhawatiran anggota, kok ini ngeyel. Gak mau diatur. Nah mungkin  begitu,” katanya.

“Karena masing-masing anggota yang diplot pam VVIP ada masing-masing tanggung jawab ringnya. Itu saja,” pungkasnya.

Diketahui, pengemudi ojek online ditendang polisi karena masuk jalur jalan untuk Presiden Jokowi. Video ini terekam di seputar Tugu Kujang, Kota Bogor. Pada video berdurasi  30 detik itu, terlihat seorang polisi dari satuan lalu lintas mendatangi driver ojol itu.

Namun sang polisi naik pitam dan langsung menendang kaki  kaki pengemudi online ini. Selain itu, tangan polisi ini pun  puncaknya memukul kepala driver ojol tersebut. Padahal driver ojol ini terlihat meminta maaf dengan mengisyaratkan tangannya di depan muka. Tetapi Polantas Polresta Bogor Kota ini tetap saja memukul kepala driver ojol. Video berdurasi 30 detik yang direkam netizen ini viral pada Sabtu (5/10) sore.

(ris/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x