Kota Bogor

Kamis, 10 Oktober 2019 - 00:06 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Pendatang di Wamena bersiap dievakuasi

Pendatang di Wamena bersiap dievakuasi

Merantau di Wamena dan Papua, 4 Warga Bogor Dipulangkan

HALOBOGOR.id — Ada sekitar empat warga Bogor yang bekerja di Wamena, Papua, rencananya akan dipulangkan ke Bogor hari ini, Rabu (9/10/2019). Para warga Bogor tersebut akan memakai pesawat terbang komersial menuju Jakarta. Para warga Bogor tergabung dalam 68 rombongan warga Jawa Barat (Jabar) yang pemulangannya difasilitasi oleh Dinas Sosial Provinsi Jabar.

“Rencananya Selasa tapi ada perubahan jadi Rabu (hari ini,red) pakai dua pesawat,” kata Kepala Dinsos Jawa Barat Dodo Suhendar, kemarin.

68 warga tersebut terdiri dari warga Kabupaten Garut sebanyak 18 orang, Kab Majalengka (2 orang), Kab. Sukabumi (7), Kota Bandung (4), Kab. Bandung (4), Kab. Kuningan (2), Kab. Tasikmalaya (5), Kab. Sumedang (8), Kab. Subang (8), Kab. Purwakarta (3), Kota Bogor (4), dan Kab. Indramayu (3). Dodo berharap, mereka yang memilih pulang bisa mendapatkan fasilitas untuk modal kerja setelah kembali ke tempat asalnya.

“Untuk pemberdayaan sepulang dari Papua, akan kami usulkan kepada Pak Gubernur untuk mendapatkan modal bantuan,” jelasnya.

Tak hanya melakukan inventarisasi warga Jawa Barat, tim dari Dinas Sosial juga sudah memberikan laporan kepada gubernur terkait kondisi pengungsi di Sentani maupun Wamena.

“Alhamdulillah (pengungsi) sehat. Ada partisipasi bantuan dari masyarakat Jabar di (berbagai wilayah) Papua, terutama makanan bagi mereka yang mengungsi,” imbuhnya.

Sampai saat ini, perwakilan Dinas Sosial masih berada di Sentani, Jayapura, ditambah dengan hadirnya Jabar Quick Response, dan tim dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ketua Baznas Kota Bogor Chotib Malik menjelaskan terus berkoordinasi dengan Dinsos Provonsi Jabar terkait pemulangan empat warga Bogor yang berada di Wamena Papua. 

“Baznas siap jemput, tinggal dimana menjemputnya apakah bandara atau di Jawa Barat,” ungkap dia.

Lalu untuk 68 orang yang dipulangkan ke tempat asalnya itu merupakan bagian dari total seribu lebih warga Jabar yang ada di Papua. Kurang lebih seribu warga Jawa Barat itu memiliki beragam pekerjaan, mulai dari PNS, TNI/Polri, pedagang, hingga sopir.

Diketahui sebagai minoritas, warga yang bertahan baik di Kota Wamena dan Papua itu menyesuaikan imbauan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yang menyebutkan bahwa warga tak perlu eksodus keluar Wamena. Sebenarnya, Sabtu, (5/10) 174 warga asal Jawa Barat sudah keluar dari Wamena. Kurang lebih seratus orang di antaranya sudah pulang dengan swadaya, sisanya masih mengungsi di Sentani Jayapura.

(ris/rb/halobogor)

pasang iklan halobogor

Baca Lainnya
x