Kota Bogor

Senin, 18 Januari 2021 - 09:36 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Walikota Bogor, Bima Arya: Banyak Warga Nangis Gak Bisa Dirawat dan Meninggal Dunia

HALOBOGOR.id — Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyebut kondisi saat ini sangat darurat dan kritis. Ditambah ruang tempat isolasi dan kebutuhan tempat tidur yang menipis.

Hal tersebut dibeberkan langsung saat meresmikan Rumah Sakit Lapangan yang berada di area GOR Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (18/01/2021).

“Sekarang di handphone saya itu setiap hari keluarga yang nangis nangis karena keluarga yang engga bisa di rawat harus pulang dan kemudian meninggal saya harus katakan itu,” ujar Bima.

Sebagai bentuk ikhitiar Pemerintah Kota Bogor yang pertama adalah menambah baik ruang ICU maupun isolasi di rumah sakit rujukan Covid di seluruh Kota Bogor.

“Sekarang ada 766 jadi ada beberapa rumah sakit yang sudah ditambah ruang isolasinya. Kemudian ICUnya 36 ini untuk menurunkan bet bed akopansi rasio kita. Minggu lalu di 82 hari ini sudah berkurang 72, jadi itu strategi utama kita. tapi kita kan tidak bisa memaksa karena mereka ada kapasitas maksimal,” ucap Bima yang juga politisi Partai Amanat Nasional.

Yang kedua, lanjut Bima, adalah ini (Rumah Sakit Lapangan) ada 56 tempat tidur dan ada 8 IGD sdi sini jadi semua total ada 64 di sini.

“Nah kita berharap dengan adanya rumah sakit lapangan ini bisa menurunkan bed akopansi rasio kita,” pungkasnya.

Untuk diketahui Pemerintah Kota Bogor secara resmi mengoperasikan Rumah Sakit Lapangan. Rumah Sakit Lapangan sendiri berlokasi di area GOR Pajajaran tepatnya di gedung exs Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor.

Rumah sakit lapangan ini juga menggunakan anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD). Di mana di rumah sakit ini memiliki fasilitas rawat inap, fasilitas laboratorium, pemeriksaan pcr swab berulang, ronsen radiologi, dokter spesialis paru, penyakit dalam, dan fisioterapi.

Selain itu, di rumah sakit lapangan ini ada beberapa tenaga kesehatan yang akan berjaga 24 jam diantaranya 10 dokter umum, 10 dokter spesialis dan 44 perawat.

(trn/halobogor)

Artikel ini telah dibaca 157 kali

Baca Lainnya