HALOBOGOR.id — Sidang perkara Swab Test Rumah Sakit UMMI, Bogor kembali digelar hari ini Rabu (14/4) ini di Pengadilan negeri Jakarta Timur. Dalam persidangan, ada tiga orang terdakwa dalam kasus ini, yakni Habib Rizieq Shihab, Direktur Utama RS Ummi Bogor Andi Tatat dan menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas.

Pada sidang hari ini, hadir juga Wali Kota Bogor Bima Arya. Dia dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan itu. Kepada majelis hakim, dia menjelaskan akukan tes usap PCR dengan tim Mer-C.

Bima Arya yang juga bertindak sebagai Ketua Satgas COVID-19 Kota Bogor menjelaskan mengetahui informasi tes usap tersebut dari Hanif Alatas. 

“Kami belum tahu siapa saja (orang Mer-C) yang melakukan tes. Kemudian diberikan nama dan nomor kontak, kami wa untuk mohon koordinasinya. Mereka bilang siap, tapi hal itu tidak pernah terjadi,” terang Bima Arya. 

Dia menuturkan, sebelumnya pihak Rizieq Shihab telah setuju untuk melakukan tes usap PCR dengan RS UMMI yang juga merupakan rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Bogor.

Bima mengaku hasil tes usap PCR Rizieq Shihab tidak pernah ia terima langsung dari yang bersangkutan.  

“Saya baru menerima informasi yang bersangkutan positif COVID-19 ketika BAP di Bareskrim ditunjukkan oleh pihak kepolisian,” imbuhnya.

(trn/halobogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Razia Yustisi di Sholeh Iskandar Bogor, Banyak Warga Tak Pakai Masker dan Merokok

HALOBOGOR.id — Anda merupakan warga Kota Bogor yang hobi merokok di atas kendaraan?…

Habib Rizieq Shihab Dikabarkan Kabur, Ini Kata RS Ummi Bogor

HALOBOGOR.id — Pihak dari Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat buka suara…

Bogor Hujan Deras, Status Bendungan Katulampa Aman

HALOBOGOR.id — Hujan turun di wilayah Bogor, sejak Rabu sore (6/1/2021). Hujan…

Walikota Bogor Bima Arya Siap Perketat PSBMK di Bogor

HALOBOGOR.id — Kepada seluruh warga yang berada di Kota Bogor harus bersiap-siap.…